Mengapa kita tidak yakin Alloh akan menolong kita?
Mengapa kita tidak yakin bahwa Alloh akan menolong kita? Pernah nggak kita memikirkan tentang hal itu frens? Mungkin jarang ya, yang lebih sering muncul dalam pikiran kita ketika ada yang menasihati kita untuk sabar dalam menghadapi masalah, meyakinkan kita bahwa setiap kesulitan akan disertai pertolongan, dan sebagainya itu, justru adalah keraguan, apakah iya seperti itu? Apa iya aku akan keluar dari ujian ini? Apa iya Alloh mau nolong aku? Kapan ya aku bisa keluar dari semua ini? Semua yang kita pikirkan itu seolah-olah mencerminkan bahwa sedikitpun hati kita tidak tersentuh dengan janji Alloh, bahwa sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.
Kalau kita mau menelusur jauh kedalam hati kita, sebenarnya kita akan mendapatkan jawaban atas keraguan kita akan datangnya pertolongan Alloh untuk kita. Keraguan akan datangnya pertolongan Alloh itu bukan semata-mata karena tidak percayanya kita terhadap janji Alloh, tapi lebih kepada kesadaran terdalam dari diri kita bahwa kita masih sering mendurhakainya, sehingga secara otomatis terbentuklah alur pemikiran bahwa mana mungkin Alloh mau menolong orang seperti saya, saya kan masih belum maksimal menjalankan perintahnya,, belum maksimal meninggalkan hal-hal yang dibenci-Nya, apa iya Alloh orang seperti saya termasuk kedalam orang-orang yang dijanjikan pertolongan-Nya?
Logis dan sangat sesuai dengan fitrah kita jika terbentuk alur pemikiran seperti itu, dan itu sekaligus membenarkan firman Alloh dalam surat Ath Thalaq ayat 2-3 : “… barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya…”. Maha Besar Alloh yang telah menciptakan isi Al Quran sejalan dengan fitrah manusia, karena memang al Quran itu diturunkan sebagai petunjuk dan pedoman hidup manusia dalam hidupnya. Secara fitrah kita ‘menyetujui’ bahwa Alloh akan memberikan jalan keluar dari setiap permasalahan jika kita mentaati-Nya, bertakwa kepada-Nya dalam bahasa ayat ini.
Maka semoga Alloh selalu menjaga kita agar terhindar dari perbuatan-perbuatan yang mendurhakai-Nya dan menuntun kita untuk mengikuti petunjuk-Nya, sehingga dengannya yakinlah kita akan datangnya pertolongan Alloh kepada kita, dan menjadi tenanglah hati kita menjalani kehidupan ini, sebesar apapun badai ujian yang kita hadapi. Amin.